perkenalkan nama saya dera lusiana dari D3 keperawatan
universitas nahdlatul ulama surabya
Nama: Dera Lusiana
Nim: 1150023050
Prodi: D3 keperawatan
Bulan Suci Ramadhan
Tidak terasa, belum lama kita menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh di tahun kemarin, kini kita akan melaksanakannya kembali, ya, datangnya bulan Ramadhan. Tapi terdapat situasi yang agak berbeda dari Ramadhan biasanya. Namun alangkah baiknya momen seperti ini kita gunakan untuk mempersiapkan diri menyambut bulan Ramadhan ini agar ibadah yang kita lakukan selama bulan tersebut maksimal.
Ramadhan merupakan nama salah satu bulan dalam kalender qamariyah. Bahkan Terdapat beberapa pengertian kata “ramadhan” baik dari pendapat maupun suatu riwayat. Anas bin Malik bercerita bahwa Rasululloh SAW bersabda, dinamakan “ramadhan” karena membakar dosa dalam arti membakar sekaligus melenyapkan dosa (Al-Mawardi, Al-Hawi Al Kabir Juz 3/854). Terdapat pula pendapat dari kalangan masyarakat arab yang mneyatakan bahwa “ramadhan” berasal dari kata ar-romadh yang berarti panas yang sangat terik, hal ini dikarenakan kebiasaan penamaan oleh orang-orang arab yang menamai bulan disesuaikan dengan keadaan zamannya sebagaimana mereka menamai dua bulan robi’ karena bertepatan dengan musim semi. Sedangkan pendapat lain menyatakan penamaan “ramadhan” bersifat tauqify yang dinamai langsung oleh Alloh dan diajarkan kepada Nabi Adam AS. (Tuhfah Al-Muhtaj Juz 13/178).
Dari pengertian di atas, setidaknya terdapat indikasi keistimewaan yang Alloh sisipkan pada kata “Ramadhan” yang kemudian disampaikan melalui riwayat Anas bin Malik sebagai “membakar dosa dalam arti membakar sekaligus melenyapkan dosa”. Hal tersebut kemudian didukung dengan dalil-dalil dalam Al-Qur’an dan Hadits diantaranya diturunkannya Al-qur’an, ganjaran berpuasa, terdapatnya lailatul qadr dan pahala yang dilipatgandakan. Keistimewaan-keistimewaan tersebut akan kita ulas satu demi satu agar kita dapat menyambut bulan Ramadhan penuh dengan kesiapan.
Kegiatan selama bulan ramadhan.

